MARI UKUR KIBLAT DI HARI RASHDUL KIBLAT 27 DAN 28 MEI 2020


Rashdul kiblat atau dikenal juga dengan istiwa a’zham adalah Fenomena falak dimana matahari melintas tepat di atas ka’bah di Mekkah Arab Saudi, sehingga daerah lainnya yang masih merasakan siang hari dapat mengukur kiblat hanya dengan melihat arah bayang bayang matahari, atau dalam bahasa lainnya apabila nilai azimuth matahari sama dengan nilai azimuth lintang geografis sebuah tempat maka terjadi istiwa a‘zham.

----------------------------------------------------------------------
Penjelasan astronomis tentang rashdul kiblat
  1. Terjadi pada tanggal 27 dan 28 Mei pukul 16.18 WIB  (sekitar waktu ashar)   setiap tahunya
  2. Terjadi juga pada tanggal 15 dan 16 Juli pukul 16.26 WIB setiap tahunnya
  3. Terjadi karena Peredaran matahari  jika dilihat dari bumi akan selalu  berpindah sebesar 23,5 derjat ke Utara  pada bulan Maret hingga September dan 23,5 derjat ke selatan pada bulan sebaliknya
  4. Ketika matahari bergerak ke Utara dengan posisi Ka’bah yang berada pada 21 derjat 25 menit lintang utara, maka otomatis pada waktu  tertentu matahari akan terada tepat diatas Ka’bah.
-------------------------------------------------------------------
ilustrasi arah rashdul kiblat 27 dan 28 mei sumber kemenag.co.id

Tata cara ukur kiblat dengan bayang bayang pada saat rashdul kiblat atau istiwa a’zham
  1. Pertama, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan lot/bandul boleh dengan pulpen, spidol, dll;
  2. Kedua, permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata di atas keramik rumah juga bisa lho;
  3. dan Ketiga, jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI, atau Telkom. Boleh di cek di situs resmi penanda waktu di BMKG http://jam.bmkg.go.id/Jam.BMKG
  4. Jika ketiga tahapan itu sudah dilakukan, maka bayangan benda yang digunakan untuk memverifikasi itu akan mengarah ke Ka'bah.
  5. “Pengamatan posisi matahari atau bayangan matahari dapat dilakukan dalam interval waktu 2 menit sebelum atau sesudah pukul 16.18 WIB.  
Photo tiang lurus dan bayang bayang kiblat tahun lalu. dok. pribadi

------------------------------------------------------------
Ajakan dan Anjuran
  1. Mari kalibrasi dan mengecek kembali arah kiblat,  baik di rumah, balai, meunasah, masjid maupun tempat umum lainnya. Dimana Bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja pada jam itu akan mengarah ke Ka'bah
  2. Untuk masjid dan mushalla yang ingin mengukur arah kiblat agar menghubungi tim falakiyah kanwil kemenag provinsi aceh atau tim falakiyah di Kemenag Kabupaten/kota dengan melampirkan surat permohonan dan di anjurkan agar bermusyawarah terlebih dahulu dengan tokoh ulama dan masyarakat di wilayahnya.

0 Response to "MARI UKUR KIBLAT DI HARI RASHDUL KIBLAT 27 DAN 28 MEI 2020"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel